Bursa Komoditi RI Punya Spot Forex Pertama Asean

Bursa Komoditi RI Punya Spot Forex Pertama Asean

2018, Pegadaian Lirik Peluang Potensial

Jakarta, TopBusiness—Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) baru saja meluncurkan produk investasi dengan nama GOFX.

GOFX atau gold (emas), oil (minyak), dan forex (valuta asing) ini diluncurkan ICDX selaku bursa komoditi di awal tahun menjadi semangat baru industri perdagangan berjangka komoditi.

Menurut CEO ICDX, Lamon Rutten, dengan GOFX ini selain bisa meraih keuntungan dari volatilitas harga, lingkungan perdagangan yang fair dan aman juga menjadi penting.

“Hal ini karena transaksi GOFX dinaungi oleh pemerintah Indonesia melalui Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi), dan transaksi dilakukan secara transparan di dalam bursa,” jelas Lamon di Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Direktur ICDX, Megain Widjaja menambahkan, pasar GOFX sendiri didukung rh market maker bertaraf internasional, sehingga penggunanya mendapat akses langsung ke pasar global interbank market.

“Kondisi itu membuat likuiditas tinggi dengan penawaran harga jual dan harga beli yang beragam dan kompetitif. Apalagi untuk produk gold dan forex sifatnya spot. Jadi pricing-nya per detik itu sesuai pasar spot,” kata dia.

Terkait forex sendiri, lanjut dia, dengan produk ini menjadikan ICDX sebagai bursa pertama di ASEAN di pasar spot.

“Jadi ini uniknya kita (dengan GOFX) jadi bursa pertama di Asia Tenggara yang punya kontrak spot forex di dalam bursa. Itu keunggulan kita dari sebelumnya OTC (over the counter) menjadi masuk bursa,” terangnya.

Megain menambahkan, dengan fluktuasi nilai mata uang itu ternyata bisa menjadi ladang keuntungan. “Tapi tak hanya di forex, juga berlaku di komoditi lainnya seperti gold dan oil. Dan dengan GOFX juga ada instrumen hedging-nya,” ucap dia.

Dengan tingginya transaksi forex selama ini, ICDX menargetkan bisa mengelola transaksi mencapai USD 200 juta per hari.

“Jadi dengan produk itu kita declare seperti itu. Selama ini di luar bursa transaksi forex mencapai USD 1 miliar per hari di luar bursa. Untuk itu tahun ini kita targetkan naik 20 persen dari tahun lalu,” tegas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *