Menghindari Kerugian Tren Palsu (Cara Lain)

Menghindari Kerugian Tren Palsu (Cara Lain)

Namun, seperti yang sering disinggung, tidak ada yang sempurna dalam trading. Dan cara tersebut tidak ada pengecualian.

Kelemahannya adalah kita akan selalu terlambat mengambil keputusan karena sifat Analisa Teknikal (TA) yang digunakan untuk mendeteksi tren tersebut.

Hasilnya tidak akan maksimal jika menggunakan cara ini. Tidak maksimal ya, bukan tidak bagus.

Menghindari Kerugian

Nah, lantas adakah cara lain yang mungkin dapat memberikan hasil yang lebih maksimal?

Untungnya ya, ada cara lain. Tapi soal lebih maksimal atau tidak, mari kita lihat dulu.

Cara lainnya adalah dengan agresif mengikuti semua sinyal yang ada — entah palsu atau tidak.

Wah, untung-untungan banget ya? Bahaya donk kalo ternyata banyakan sinyal palsu?

Yup, bahaya betul cara ini apalagi dalam trading jangka pendek (yang sangat rentan akan sinyal palsu). Tapi …

Ya, ada tapinya. Cara ini dapat memberikan hasil yang lebih maksimal asal kita dapat meminimalkan resikonya.

Caranya adalah dengan menerapkan Cut Loss (CL) secara disiplin. Misalnya kita gunakan aturan Cut Loss 1:5 yang berarti keuntungan 1x sebanding dengan kerugian 5x.

Jadi dapat dilihat selama kerugian tidak lebih dari 4x maka masih akan selalu untung. Apalagi jika kita gunakan aturan Cut Loss yang lebih besar, maka potensi kerugian akan semakin kecil bukan?

Nah, dengan cara ini dijamin kita tidak akan pernah terlambat mengambil keputusan. Tidak seperti jika menggunakan cara mendeteksi tren utama dulu.

Jadi, apakah memang cara ini lebih baik?

Ya, tergantung sih. Tidak ada istilah terbaik dalam dunia trading itu. Yang ada mana yang lebih tepat bagi profil kita.

Jadi, silahkan ditimbang-timbang lagi mana cara yang paling tepat bagi masing-masing.

Cara mendeteksi tren terlebih dahulu. Resiko salah lebih kecil tapi resiko terlambat mengambil keputusan cukup besar.

Cara trading agresif dengan Cut Loss yang disiplin. Resiko salah besar tapi resiko terlambat mengambil keputusan kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *