INDOTRADERPEDIA BULETIN TRADER INDONESIA -

INDOTRADERPEDIA BULETIN TRADER INDONESIA -

1 MARET - APRIL 2015 INDOTRADERPEDIA BULETIN TRADER INDONESIA - Inside this issue: Candle Power : Piercing Line 6 Indicator : Force Index 9 Charting .

Recommend Documents

VOLUME 3, ISSUE 2

MARET - APRIL 2015

INDOTRADERPEDIA BULETIN TRADER INDONESIA - WWW.INDOTRADERPEDIA.COM

Inside this issue:

Candle Power : 6 Piercing Line

Dalam trading dapat terjadi gap, yaitu adanya ruang kosong pada chart. Gap ini disebabkan adanya perbedaan antara harga penutupan sesi sebelumnya dan harga pembukaan sesi saat ini. Perbedaan harga sampai akhir sesi tetap tidak diisi sehingga terjadilah gap. Jika setelah munculnya chart pattern atau candlestick kita mempunyai panduan jelas ke

arah mana harga akan bergerak, setelah gap kita akan kesulitan menentukan pergerakan harga selanjutnya. Harga dapat bergerak searah dengan gap namun dapat juga harga kemudian berbalik arah dan menutup gap. Gap ini dapat memberi signal berlanjutnya trend dan juga berakhirnya trend. Dalam pembagian jenis gap terdapat continuation gap

Indicator : Force Index

Charting 101 : Island Reversal

Swing Trading : Market Timing

18 Forex : Trading Weekly Gap Menggunakan Candlestick Options : Long Strangle

Trading Is Inside Job

30 Tips : Follow Trend Menggunakan Stochastic Oscillator

INDOTRADERPEDIA Hal 2

dan exhaustion gap. Continuation gap adalah gap yang memberi signal harga akan bergerak melanjutkan trend. Sebaliknya exhaustion gap adalah gap yang terjadi saat pergerakan. Dari penjelasan tersebut kita dapat secara mudah menentukan apakah setelah gap ini harga akan bergerak searah trend atau malah terjadi reversal. Namun saat kita melihat chart secara live kita akan kesulitan menentukan apakah ini continuation gap atau exhaustion gap. Baru setelah harga bergerak beberapa bar maka kita akan tahu jenis gap tersebut. Sebagai contoh pada chart di bawah ini sebelah kiri terjadi gap up. Saat gap up ini terjadi maka kita akan kesulitan menentukan apakah ini continuation gap atau exhaustion gap. Setelah beberapa bar baru kita mengetahui kalau ini merupakan con-

tinuation gap karena harga terus bergerak naik dan tidak mengisi gap. Dalam trading gap ini untuk memudahkan dalam mengetahui bagaimana pergerakan harga selanjutnya adalah dengan melihat siapa yang bertanggung jawab atas terjadinya gap tersebut. Berdasarkan siapa yang mendorong gap terjadi maka terdapat professional gap dan novice gap.

VOLUME 3, ISSUE 2 Hal 3

Novice gap adalah gap yang disebabkan oleh trader pemula dan trader amatir. Sebaliknya professional gap adalah gap yang disebabkan oleh trader professional. Para trader professional melakukan buy setelah gelombang sell terjadi. Mereka melakukan sell setelah gelombang buy terjadi. Sebagai contoh pada chart di samping terdapat professional gap . Down gap ini terjadi saat harga sebelumnya bergerak dalam uptrend. Sedangkan para trader amatir melakukan sebaliknya. Mereka melakukan buy setelah gelombang buy terjadi dan melakukan sell setelah gelombang sell terjadi. Ini disebabkan karena para trader pemula atau amatir ini tidak dapat menentukan entri yang tepat. Saat harga mulai bergerak mereka masih tidak yakin akan pergerakan harga tersebut sehingga belum mengambil posisi. Namun saat harga sudah bergerak cukup jauh mereka takut kehilangan kesempatan sehingga baru mengambil posisi. Pada chart di atas memberikan contoh bagaimana novice gap terjadi. Saat harga sudah bergerak dalam downtrend terjadilah down gap karena para trader pemula ban-

yak melakukan shorting karena berharap harga terus turun. Namun yang terjadi sebaliknya harga kemudian bergerak naik untuk menutup gap tersebut karena para trader professional melakukan buy, Secara sederhana novice adalah gap yang terjadi searah dengan trend atau pergerakan harga sebelumnya. Sebaliknya professional gap merupakan gap yang terjadi berlawanan arah dengan trend atau pergerakan harga sebelumnya. Saat muncul professional gap ini maka menjadi peluang bagi kita untuk mengambil entri searah dengan terjadinya gap. Saat terjadi gap up maka peluang untuk mengambil posisi buy sedangkan saat terjadi gap down maka peluang untuk mengambil posisi sell. Entri dari professional gap ini terjadi ketika masih awal pergerakan harga. Ini membuat kita

INDOTRADERPEDIA Hal 4

memiliki risk reward ratio yang bagus dengan resiko yang lebih kecil. Untuk trading novice gap lebih sulit daripada trading professional gap. Ciri utama novice gap adalah harga dengan cepat akan segera mengisi gap. Oleh sebab itu novice gap ini merupakan exhaustion gap, yaitu gap yang terjadi saat akhir pergerakan harga. Namun perlu diingat bahwa continuation gap juga terjadi searah dengan trend. Seperti pada awal pembahasan, ini membuat kita akan kesulitan menentukan apakah ini novice gap, yang merupakan exhaustion gap, ataukah ini continuation gap. Untuk trading novice gap ini ada dua cara yang dapat kita lakukan. Pertama adalah dengan melihat kondisi chart. Jika gap ini terjadi tepat pada area support atau resistance maka kemungkinan besar ini adalah novice gap dan bukan continuation gap. Para trader professional pada umumnya selalu memperhatikan level support dan resistance serta seringkali mengambil langkah buy atau sell saat harga mencapai area tersebut. Oleh sebab itu saat terjadi gap up pada area resistance atau

terjadi gap down pada area support maka kemungkinan akan terjadi reversal. Sebagai contoh pada chart di atas terjadi gap up pada resistance. Gap up yang terjadi pada resistance memiliki kemungkinan besar untuk terjadi reversal dan pada chart tersebut harga kemudian berbalik arah saat mencapai reversal. Namun saat terjadi novice gap yang merupakan exhaustion gap bukan berarti selalu terjadi perubahan trend. Terkadang harga berbalik arah hanya untuk sementara dan kemudian melanjutkan trend semula. Oleh sebab itu saat trading novice gap yang terjadi pada area support dan resistance merupakan peluang trading jangka pendek.

VOLUME 3, ISSUE 2 Hal 5

Saat terjadi novice dan kemudian harga berbalik arah mengisi gap, harga seringkali menemui level support pada level awal terjadinya gap. Pada gap up level awal terjadinya ini merupakan high pada bar sebelum gap bar sedangkan pada gap down level awal terjadinya gap merupakan low pada bar sebelum gap bar. Saat harga tidak bisa menembus level support dan resistance ini maka inilah peluang untuk mengambil posisi. Ini adalah cara kedua dalam trading novice gap. Sebagai contoh pada chart di atas terdapat gap up yang merupakan novice gap. Setelah novice gap ini harga kemudian berbalik arah dan kembali mengisi gap. Level awal

terjadinya gap ini cukup kuat menjadi support. Ini menjadi peluang kita mengambil posisi long. Dengan pengetahuan yang benar tentang gap dan mengetahui penyebab terjadinya gap ini, apakah professional gap atau novice gap, akan memudahkan kita dalam mengambil langkah trading.

BUKU & EBOOK BARU DARI INDOTRADERPEDIA YANG MEMBAHAS LENGKAP TENTANG GAP : JENIS-JENIS GAP, ANALISA GAP, STRATEGI TRADING GAP, SERTA MENINGKATKAN PROBABILITAS TRADING GAP Order di :

INDOTRADERPEDIA Hal 6

Muncul saat downtrend

Termasuk bullish reversal pattern, yaitu menunjukkan downtrend akan menjadi uptrend 

Candle pertama adalah bearish candle dengan body panjang 

Candle kedua adalah bullish candle dengan body panjang 

Candle kedua dibuka dibawah low candle pertama dan ditutup di atas pertengahan candle pertama 

Piercing line jika digabung sama dengan hammer yang juga merupakan bullish reversal signal 

Semakin tinggi candle kedua ditutup di atas pertengahan candle pertama maka semakin kuat signal bullish dari piercing line ini 

VOLUME 3, ISSUE 2 Hal 7

Pada contoh di samping menunjukkan bagaimana piercing pattern terjadi saat harga sedang bergerak turun. Pada candle kedua pada piercing pattern harga sempat turun mendekati support sehingga piercing pattern ini mengkonfirmasi support yang terjadi sebelumnya. Setelah piercing pattern ini harga kemudian bergerak naik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *