Diminta Hentikan Promosi Binomo dan Pelatihan Trading, Indra Kenz Diperiksa OJK

Diminta Hentikan Promosi Binomo dan Pelatihan Trading, Indra Kenz Diperiksa OJK

Indra Kenz. Foto: Instagram/@indrakenz

BaliNews.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia, memanggil sosok Indra Kusuma atau Indra Kenz pada Kamis (10/2) terkait aplikasi permasalahan trading Binomo yang belakangan ini terus menjadi perbincangan dikalangan warganet.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam Tobing, mengatakan pihaknya memperingatkan Indra Kenz agar tak lagi mempromosikan Binomo.

“Benar Pak, kami minta menghentikan semua promosi (Binomo),” ujar Tongam yang dikutip BaliNews.id dari Kumparan.com pada, Senin (14/2).

Tongam juga dengan tegas meminta Indra Kenz memberhentikan semua training trading yang dilakukannya. Meskipun demikian, Tongam belum mengungkap bagaimana kelanjutan kasus tersebut.

Sementara terkait pemanggilan Indra Kenz oleh OJK sendiri merupakan pemeriksaan kedua setelah dia dipanggil Bappebti juga terkait Binomo.

Adanya dugaan kasus penipuan dan perjudian yang berkedok trading melalui aplikasi Binomo juga tengah bergulir di Dittipideksus Bareskrim Polri. Hingga saat ini penyidik sudah memeriksa 8 korban, hasilnya diketahui korban mengalami kerugian Rp 3,8 miliar.

Pria yang menyebut dirinya sebagai Sultan Medan tersebut juga sempat melaporkan korban Binomo ke Polda Metro Jaya terkait tudingan pencemaran nama baik. Kasus ini kemudian diambilalih oleh Bareskrim Polri. Indra Kenz menegaskan, binary option yang selama ini digelutinya bukanlah judi seperti yang selama ini berkembang. Terkait untung-rugi, jadi tanggung jawab masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *